Langsung ke konten utama

Postingan

Kenapa Harus Bismillah?

  Oleh: M Fikri Haikal (XII MIA 1)              Sebuah pertanyaan yang mungkin pernah terlintas dalam benak seorang muslim. Sebuah lafad ringkas ini seolah selalu diutamakan dalam setiap akan melakukan sesuatu, entah itu dari hal yang berbau sepele ataupun yang sifatnya penting dan sangat formal. Karena saking sakral dan utama, orang Jawa pernah berkata, lek arepe gawe durung maca bismillah ndak apik, bale iso ra barokah, kalau mau melakukan sesuatu belum baca bismillah, nanti bisa tidak barakah. Begitulah kira-kira artinya.             Bismillah, ringkas tapi sangat berbobot. Telah banyak kitab-kitab klasik yang membahas keutamaan bismillah, salah satunya Tanqihul Al-Qoul syarah Lubabul Al-Hadist , sebuah kitab karangan Syekh Nawawi Al-Bantani yang mengomentari kitab hadist karya Syekh Jalaludin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti. Sebab beliau menyarahi kitab ...

Eksistensi Aksara Pegon

Oleh: Muhammad Tontowi Islam sudah berabad-abad berkembang di Nusantara, salah satu teori menyebutkan bahwa Islam masuk ke Nusantara pada abad 13 Masehi melalui para pedagang muslim Gujarat. Proses masuknya Islam di Nusantara berlangsung secara damai, dalam artian dakwah Islam berlangsung secara perlahan dan flexibel (tidak kaku). Tradisi dan budaya yang sudah berkembang tidak dihilangkan, akan tetapi digunakan sebagai alat dakwah guna merepresentasikan Islam rahmatan lil 'alamin . Dalam prosesnya, Islam dan Budaya Nusantara saling disesuaikan sehingga menciptakan ciri Islam Nusantara yang khas, hasilnya pun memuaskan, Islam semakin berkembang pesat bahkan menjadi agama mayoritas di Nusantara. Salah satu warisan peradaban yang masih bisa kita jumpai adalah aksara pegon. Aksara Pegon adalah huruf Arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Jawa. Aksara pegon mulai digunakan sekitar abad ke-16, sebelumnya masyarakat Jawa menggunakan aksara Carakan atau yang lebih dikenal den...

LIMA GOLONGAN DIKHAWATIRKAN SU’UL KHATIMAH

  Oleh: BAMBANG SUDARMAJI, M.Pd.I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْد فَيَاأيُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُ...

Dua Sahabat dengan Senja Sebelum Berpisah

Oleh : Exzal Antolyn Febriansyah              Saat itu hari menjelang sore. Aku sedang berjalan menikmati sisa hari ini karena esok akan berganti. Aku berjalan bersama temanku Deri. Deri orangnya cukup tinggi, kulitnya lebih putih sedikit dariku, tapi soal kecerdasan , ia tidak mengungguliku. Eh iya sementara aku sendiri, namaku Satya. Aku memiliki tubuh yang cukup atletis jika dibandingkan dengan teman-teman sebayaku, ya tubuhku tergolong tinggi dengan kulit tidak begitu gelap, dan tergolo n g orang yang cerdas. Hehe...             Aku dan Deri seolah-olah sudah seperti saudara sendiri kemana-kemana aku selalu berdua bersamanya. Bahkan teman-temanku sampai memanggil dengan panggilan SARI , yang merupakan singkatan dari Satya dan Deri. Ah sialan mereka. Namun begitu , teman-temanku bangga kepada kami karena kami berdua menjadi andalan saat di sekolah. Dalam berba...

Sebelum Keluar Rumah

  (Sajak Nasehat Romo K.H M. Ali Shoddiq Umman) Oleh :  Muhammad Muhsin (Alumni 2013, Santri asal Salatiga)  * Mereka yang mengenakan keasingan adalah kekasih. Seperti lampu remang malam kota yang merindukan bayangan punggung merayap menggigil sebab kesendirian, mempertemukan sepi dan sendiri. Seperti rumah-rumah yang lebih gelap dari mimpi pemiliknya sebab kata-kata di atas meja makan tandas sebelum makan malam tuntas. Seperti bulan yang ditempeli banyak puisi. Tak pernah ada cuaca yang pasti di sini. * Segala yang tak ingin aku lihat hidup sebagai   nyalang binatang. Mesin ketik nenek terus melahirkan nasehat sepanjang tunggu. Hati-hati dengan binatang yang tak pernah tidur di sudut paling pekat hutan dada manusia. Sebab di sana aku akan mati dan tak pernah meninggalkan apa-apa kecuali undangan air mata dari seorang yang mati tersesat atas kecerobohan. Di luar rumah ini kecurigaan tumbuh meranggas dan ganas. * Ada kebencian...

MUSIBAH, MUHASABAH, DAN MAHABBAH

  Oleh: Bambang Sudarmaji, M.Pd.I   الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ عَلَى قُلُوْبِ اْلمُسْلِمِيْنَ المُؤْمِنِيْنَ، وَجَعَلَ الضِّياَقَ عَلَى قُلُوْبِ الْمُنَافِقِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ اْلحَقُّ اْلمُبِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الأَمِيْنِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلمِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ المَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ. أَمَّا بَعْدُ أَيُّهاَ اْلحَاضِرُوْنَ اْلمُسْلِمُوْنَ حَفِظَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ. قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ   Jamaah shalat Jumat rahimakumullah, Marilah kita tingkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala, mempertajam kesadaran ilahiah, mempertebal sika...

Sedikit tentang Belajar dan Ilmu

Oleh : Mochammad Arif Fitrianto (Alumni 2020) Pernahkan kita menacari ilmu? Tentu saja kita pernah mencari bahkan membutuhkannya. Ilmu adalah bagian penting dari sebuah kehidupan, tanpa ilmu kita tidak akan pernah mengetahui atau melakukan sesuatu. Baik itu ilmu yang kita pelajari dari pendidikan formal maupun non formal, semuanya berguna bagi kita. Salah satu cara menambah ilmu yakni dengan belajar. Bukan hanya belajar dengan membaca, menulis, mendengarkan, dan melihat seperti yang sering kita lakukan dalam pembelajaran sekolah, namun juga belajar dari sebuah kejadian, belajar dari kesalahan atau kegagalan, belajar menghormati orang lain, belajar untuk ikhlas, dan belajar dari apapun yang ada. Banyak sekali hadis atau kata kata pentingnya bagi orang yang belajar atau mencari ilmu. Salah satunya yang sering kita dengar yakni, “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China” , hal itu menunjukkan bahwa pentingnya ilmu sampai sampai kita harus mencari ke tempat yang jauh sekalipun. Dalam ki...