Langsung ke konten utama

Postingan

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MENCETAK GENERASI ISLAMI

KHUTBAH JUM’AT : TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MENCETAK GENERASI ISLAMI  Oleh: BAMBANG SUDARMAJI, M.Pd.I اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ نَوَّرَ قُلُوْبَنَا بِاْلهُدَى وَالأَوْلاَدِ وَاَّلذِيْ أَرْحَمَنَا بِاْلمَغْفِرَةِ وَاْلأَبْنَاءِ ، أَشْهَدُ أنْ لاإلهَ إلاّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَسُبْحَانَ الَّذِيْ أَفْضَلَنَا عَلىَ سَائِرِ مَخْلُوْقَاتِهِ ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ أُرْسِلَ إلَى جَمِيْعِ أُمَّتِهِ ، أللّهُمَّ صَلِّي وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يَتَمَسَّكُوْنَ بِسُنَّتِهِ وَدِيْنِهِ ، أمَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَ اللهِ اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. Hadirin Sidang Jum’at Rokhimakumullah Marilah kita senantiasa mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. karena dengan semakin mendekatkan diri kepadaNya, insya Alloh jalan hidup kita senantiasa diberkahi dan dir...

Dunia Menulis Santri

Oleh : Muhammad Fauzi Ridwan, S.Ag      Bagi santri sesungguhnya menulis merupakan rutinitas harian. Setiap hari santri pasti menulis. Ini tampak melalui kegiatan pengajian kitab kuning. Menulis ala santri yakni berupa memaknai kitab. Kegiatan memaknai kitab dengan huruf pegon ini bahkan sudah menjadi tradisi dan kekhasan pembelajaran di pondok pesantren.      Bisa menulis pegon menjadi alat dasar bagi santri untuk menangkap pengetahuan dari ustaznya. Melalui catatan makna gandul tersebut, transfer pengetahuan dapat terekam dan tersalurkan lintas generasi. Benar bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian. Ilmu-ilmu ulama terdahulu dapat dipelajari para santri hingga sekarang karena dituliskan dalam bentuk kitab. Seperti karya Imam Ghozali yang masih abadi dan terus dikaji hingga saat ini, meski beliau sudah wafat beratus-ratus tahun yang lalu.      Menulis sudah menjadi makanan pokok harian santri. Bila santri tidak bisa menu...

Muridku

Muridku Oleh : Moh. Ghufron, S.Pd.I Menjadi murid itu harus siap diperintah guru, siap tawadhu’ pada guru. Bukan soal siapa gurunya, bukan pula karena aku mulia, atau ingin dimulyakan, kalau guru kok pengen dimulyakan manusia, maka do’anya tak akan diijabah oleh Alloh, dan tinggalkan guru seperti itu.  Nah, murid itu punya keharusan tawadhu’ dan mengikuti taat kepada guru adalah demi murid itu sendiri, karena ilmu yang dititipkan Alloh kepada guru, akan mengalir kepada murid, jika hati murid terbuka, dan guru senang, seperti aliran air yang terbuka, dan murid menerima alirannya, karena menyenangkan guru. Jika murid tak taat kepada guru, maka dibutuhkan waktu seratus tahun juga belum tentu ilmu guru akan mengalir pada murid, karena pintu-pintu ilmu tak dibuka oleh Alloh, sebab tidak adanya keta’atan dan ketawadhu’an murid kepada guru tadi. Jadi yang memberikan ilmu itu bukan guru, tapi Alloh, lewat seorang guru. Ilmu itu berhubungan dengan hati dan se...

IMAN

Oleh: Zamahsari Abdul Azis, S.Pd.I, M.Si. Kanjeng Nabi Muhammad SAW dipun utus Allah SWT dateng tengah-tengahipon umat manungso kelawan mbeto agama enggal inggih puniko agami islam. Panjenaganipon Nabi Muhammad nggambaraken, ingkang dipon wastani agami kelawan kalimat ingkang cekak aos nanging kebak makno. Panjenanganipon ndawuh aken   الدين المعامة   agami meniko sesrawungan utawi a gami meniko interaksi.  Sesrawungan utawi interaksi  meniko saget lumampah ing antawisipon, Manungso kelawan pengeranipon, manungso kelawan sak podo podo, lan manungso kelawan lingkungan utawi alam. Kranten agami meniko merupakan hubungan timbal balik ing antawisipon manungso kelawan 3 unsur kolo wau, pramilo saget dipon tarik kesimpulan bileh hubunganipon manungso kelawan pengeran meniko sae, mesthi sesrawunganipon kaliyan sak podo-podo lan alam ugi sae, kanthi ungkapan lintu, saget diaturaken bileh manungso meniko sae anggenipon ngibadah dateng Allah S...

Al-Qur’an dan Membaca

Oleh : Zamahsari Abdul Azis, S.Pd.I, M.Si. Nama Al-Qur'an yang secara harfiah berarti bacaan sempurna. Al-Qur’an merupakan pilihan Allah SWT yang sungguh tepat, karena tiada satu bacaan pun sejak manusia mengenal budaya tulis-baca, kurang lebih lima ribu tahun yang lalu, yang dapat menandingi Al -Qur'anul karim. Tiada bacaan semacam Al-Qur'an yang dibaca oleh ratusan juta orang, yang bahkan  tidak mengerti artinya dan tidak bisa menulis dengan aksaranya. Bahkan Al-Qur'an di hafal huruf demi huruf oleh orang dewasa, remaja,serta anak-anak. Tiada bacaan seperti Al-Qur'an yang dipelajari bukan hanya susunan redaksi dan pemilihan kosakatanya tetapi juga kandungan yang tersurat, kandungan yang tersirat bahkan sampai kepada kesan yang ditimbulkannya. Semua dituangkan dalam jutaan jilid buku, dari generasi ke generasi. Tiada bacaan sebanyak kosakata Al-Qur'an yang berjumlah 77.439 {tujuh puluh tuju ribu empat ratus tiga puluh sembilan} kata, dengan jum...

Cerpen : Mencoba Berbakti (Nur Nashrun Yahya)

Gelap gulita malam perlahan meninggalkan kehidupan diriku beserta kawanku di pesantren ini. Matane matahari perlahan tampak dari kejauhan, gema suara Mas Kaun mengaun-ngaun memanjakan para santri untuk menyelami keindahan mimpi, sembari bersembunyi dari kepungan Pak Pengurus yang dari kejauhan perlahan mendekati, untuk membuyarkan keindahan mimpi p ara s antri, tak lain membuyarkannya demi kebutuhan Ukhrowi. Para santri yang tidak ingin terganggu, ia lebih memilih untuk mengasingkan diri, tapi Pak Pengurus yang lebih tahu akan kondisi, terkadang memunculkan suatu peristiwa macam Tom And Jerry, berkejar-kejaran , terkadang pula saling lari, tak jarang juga pula ada santri terkena , dan hukumanlah yang terjadi.             Aku seorang yang tak mau merasa terbebani akan keadaan i ni , lebih memilih pergi menghadap Ilahi, bermunajat untuk kebutuhan diri yang penuh akan dosa dan tak lupa untuk orang-orang yang aku cinta, serta ban...